Waspada, Gas PGN Meledak, 11 Rumah dan 2 Mobil di Bogor Hancur

Oleh Ati Johan   ยท   15 Feb 2018 15:20 WIB   

Pemerintah berencana untuk menghilangkan tabung elpiji dan beralih ke gas pipa sebagai bahan bakar pengganti. Gas bumi yang disuplai oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) dinilai sangat membantu dan hemat. Menggunakan gas bumi PGN dinlai lebih aman. Selain itu, gas PGN juga menyuplai dan menjamin gas yang dipasok selama 24 jam. Jadi, para pelaku usaha sangat leluasa saat berproduksi.

Warga Perumahan Cimanggu Residence, Kelurahan Kedungwaringin, Tanah Sareal, Kota Bogor, dikagetkan suara ledakan seperti bom dari rumah Grace Tini Halim, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 12.30 WIB.

Diduga, ledakan disebabkan karena selang gas PGN bocor setelah digigit anjing sang pemilik rumah.

Akibat kejadian tersebut 11 rumah dan dua unit mobil rusak. Satu orang bernama Grace mengalami luka dan dilarikan ke RS Hermina, Bogor.

Seorang warga, Indri Rahmawati mengungkapkan, saat terjadi ledakan, dia sedang berada di dalam rumah. Ia langsung keluar setelah mendengar suara dentuman keras dari rumah tetangganya.

Tidak hanya bunyi ledakan, kaca jendelanya pecah akibat goncangan hebat itu. Sontak, Indri langsung keluar rumah menyelamatkan diri.

"Saya langsung keluar karena panik. Bunyinya ngeri seperti ledakan bom," ungkap Indri.

Dia menduga, penyebab ledakan bersumber dari gas PGN, yang disalurkan ke setiap rumah di perumahan tersebut.

"Pas saya dekati rumah Bu Grace seperti bau gas gitu," tutur Indri.

Warga Perumahan Cimanggu Residence, Kelurahan Kedungwaringin, Tanah Sareal, Kota Bogor, dikagetkan suara ledakan seperti bom dari rumah Grace Tini Halim, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 12.30 WIB. (Liputan6.com/Darno)

Hingga saat ini, polisi masih melakukan olah TKP di lokasi ledakan gas. Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar rumah Grace.

Berdasarkan data BPBD Kota Bogor, tercatat ada 11 rumah rusak dan tiga di antaranya hancur. Selain itu dua unit mobil yang terparkir di garasi juga rusak tertimpa serpihan reruntuhan rumah.

"Satu luka atas nama Grace. Korban sudah dilarikan ke rumah sakit," ujar Kepala BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan.

Dari keterangan saksi, penyebab ledakan itu diduga karena selang gas PGN bocor setelah digigit anjing peliharaan korban.

"Dugaan sementara selang bocor digigit anjing, lalu meledak," pungkas Ganjar.

Saat ini PGN telah memasok lebih dari 1.658 industri besar dan pembangkit listrik, lebih dari 1.930 pelanggan komersial, dan 204.000 pelanggan rumah tangga.

Konsumen PGN tersebut tersebar di 19 kabupaten/kota di 12 provinsi, di antaranya Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Sorong Papua.