Waduh! Jatah Lahan Pemakaman Untuk Umat Islam di India Terancam Habis

Oleh Janeeta Mahya, Ade Danty   ยท   08 Jan 2019 16:04 WIB   

Sebagai kaum minoritas di negara India, umat muslim mendapatkan jatah lahan pemakaman sebanyak 113 lokasi dengan peningkatan populasi muslim sebesar 13 persen. Hal ini telah diatur sebelumnya, namun sayang semakin lama tak ada pembaharuan data untuk menyediakan lahan yang cukup untuk kuburan. Lahan-lahan yang tersedia malah digunakan sebagai pemukiman bagi pendudukan ilegal.

Hal ini terungkap setelah dua organisasi non pemerintah melakukan sebuah study mengenai lahan kuburan di New Delhi. Dua organisasi yang bernama Masyarakat Pembangunan Manusia dan Ullhas menemukan bahwa masyarakat muslim disana akan terancam kehabisan lahan untuk pemakaman dalam dua atau tiga tahun kedepan seperti yang diungkap Zafarul Islam Khan, selaku Kepala Komisi Minoritas Delhi.

Kedua organisasi tersebut ditugaskan oleh Komisi Minoritas Delhi untuk melihat kenyataan di lapangan. Hal yang mengejutkan adalah hasil study dilakukan bahkan mendapat kenyataan yang lebih parah dari apa yang diketahui sebelumnya. Banyak lahan yang hilang begitu saja karena pendudukan ilegal serta ditemukannya data fiktif yang masuk di Dewan Wakaf Delhi.

Dari 624 lahan pemakaman yang terdaftar, sebagian besar tidak ditemukan bukti fisiknya seperti yang diungkapkan oleh Zafarul kepada Al Arabiya. Dari data yang ada, sekitar 13.000 muslim India meninggal setiap tahunnya, namun saat ini hanya ada sekitar 29.370 lahan pemakaman yang tersedia. Kasus ini kemudian telah disampaikan ke pemerintah, tapi belum ada tanggapan.

Pihak komisi minoritas akan terus memperjuangkan hak-hak umat muslim disana hingga mendapat ganti rugi serta ketersediaan lahan kembali. Selain itu, mereka menyarankan kepada masyarakat agar tidak memberikan semen pada makam yang ada agar lahan yang ada masih bisa digunakan lagi bagi masyarakat lain yang meninggal dunia dalam beberapa tahun kedepan.

Kanal Kiriman Pembaca terdiri dari video dan artikel kiriman pembaca VidioViral.Com dan kami tidak bertanggung jawab atas isinya. Untuk melihat kiriman lain dari kontributor ini, silakan kunjungi situs berikut [Janeeta Mahya]