Viral Caleg PKS di Pasaman Barat Diduga Cabuli Anak Kandung Bertahun-tahun

Oleh Sesar Aji   ·   15 Mar 2019 19:08 WIB   

Seorang calon legislatif (Caleg) DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pasaman Barat, Sumatera Barat, dilaporkan oleh keluarganya ke polisi karena diduga telah mencabuli anak kandungnya. Pelaku yang berinisial AH itu kini dimasukkan dalam DPO karena kabur usai ditetapkan menjadi tersanga.

Kasus itu sendiri terbongkar setelah korban, CA, menceritakan perbuatan bejat pelaku kepada neneknya. Sang nenek bersama anggota keluarga lainnya kemudian meneruskan laporan tersebut ke Polres Pasaman Barat.

“Sudah ada alat bukti permulaan yang cukup, pengakuan korban dan hasil visum. Sekarang kasusnya sudah naik ke tahap penyelidikan. Sudah tersangka sejak kemarin dan dietetapkan sebagai DPO,” kata Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso kepada Detikcom, Kamis (14/3).

Sebelumnya beredar kabar bahwa korban sudah digauli ayahnya sejak umur 3 tahun, namun dalam penyidikan terungkap jika pencabulan CA yang benar sejak usia 10 tahun atau kelas III SD. “Jadi bukan sejak usia 3 tahun. Bukan. Tapi sejak kelas III SD,” terang Iman.

Polisi kini sedang menelusuri jejak AH yang diduga bersembunyi di Bandung, Jawa Barat. Sementara dari pengurus DPD/DPW PKS Pasaman Barat menyatakan sudah memecat AH dan meminta KPU untuk mencoret namanya dari Daftar Calon Tetap (DCT) Caleg,