Unjuk Rasa Tolak Oknum Dosen Cabul, Mahasiswa USU 'Bentangkan' Celana Dalam

Oleh Sesar Aji   ·   27 Mei 2019 18:43 WIB   

Sejumlah mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar unjuk rasa di komplek kampus pada Senin (27/5). Mereka meminta seorang oknum dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang berinisial HS dipecat karena diduga telah melakukan tindak pelecehan seksual terhadap mahasiswi.

Selain membentangkan poster dan spanduk yang berisi tuntutan, massa juga membawa celana dalam sebagai lambang tindakan tak terpuji yang dilakukan oleh oknum dosen tersebut. Setelah diarak, sebagian celana dalam itu dipajang di depan Kantor Prodi Sosiologi.

“Kami mendesak agar kampus memberikan sanksi tegas kepada dosen HS yang telah melakukan tindak asusila. Karena jika tidak ini menjadi catatan buruk USU sebagai universitas negeri,” kata Gubernur Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) FISIP USU Harry Cahya Pratama Purwanto dalam orasinya.

Sementara itu Dekan FISIP USU Muryanto Amin mengatakan sudah serius menangani kasus ini. Namun ia mengaku kesulitan untuk melakukan tindakan lebih lanjut karena susahnya mengumpulkan bukti-bukti pelecehan seksual yang dilakukan HS.

“Sanksi sudah ada. Karena ini masuk dalam kode etik. Untuk menegakan kode etik itu, harus ada bukti. Kalau ada bukti baru kita akan proses secara proporsiona,” ujar Muryanto.