Tanggul Jebol Rendam Puluhan Hektar Sawah di Lamongan, Petani Rugi Puluhan Juta

Oleh Aldi   ยท   19 Nov 2017 10:47 WIB   
Akibat tidak kuatnya menahan tekanan arus deras meluapnya air sungai Bengawan Solo, menyebabkan tanggul dalam yang ada di Desa/Kecamatan Maduran jebol sepanjang 25 meter. Akibatnya, air meluap menggenangi puluhan hektar areal persawahan di dua desa di Kecamatan Maduran.

Melansir detikcom, Kasi Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Jannata SMP kepada wartawan membenarkan jebolnya tanggul dalam Bengawan Solo yang ada di Desa/Kecamatan Maduran tersebut. Menurut Jannata, tanggul dalam atau dalam istilah warga setempat disebut dengan tanggul wedok ini jebol dengan lebar 25 meter.

Padahal sebelumnya, tanggul tersebut belum lama sudah diperbaiki akibat adanya sedikit kerusakan. Jebolnya tanggul Bengawan Solo sebelumnya diawali dengan amblesnya tanggul. Karena air Bengawal Solo terus merangkak naik, akhirnya tanggul itu jebol.

Begitu tanggul itu jebol digerus arus, air langsung masuk ke lahan pertanian padi seluas 42 hektare yang ada di Maduran dan Jangkungsumo. Untungnya di kantong lahan pertanian ini tidak ada pemukiman penduduk. Tanggul yang ambles sepanjang 100 meter, sementara yang jebol sekitar 15 meter. Dalam hal ini, para petani mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.