Sebuah Survei Nyatakan Ratusan Ribu Orang di Jepang Pilih Asingkan Diri

Oleh Yaya Jarkasi, Ade Danty   ยท   31 Mar 2019 09:21 WIB   

Fenomena 'Hikikomori' atau biasa dikenal dengan mengasingkan diri selama 6 bulan merupakan fenomena yang semakin mewabah di Jepang. Fenomena ini biasanya dijalani oleh masyarakat negeri sakura yang berusia 40 tahun atau lebih, namun kabar terbaru kini fenomena tersebut menjangkit para remaja juga.

Mereka mengasingkan diri dari masyarakat sepenuhnya dan tidak melakukan kegiatan apapun di luar rumah. Mereka hanya bertemu dan berinteraksi dengan keluarga masing-masing. Periode Hikikomori sendiri biasanya hanya berbulan-bulan, namun kenyataannya telah banyak masyarakat Jepang yang menutup diri hingga 7 tahun lamanya.

Fenomena ini tentu sangat memprihatinkan mengingat hal tersebut sama saja dengan semakin menurunnya tingkat semangat hidup di Jepang. Survei dari pemerintah Jepang menunjukkan ada 613.000 hikikomori dan tiga perempatnya merupakan pria. "Angka tersebut lebih besar dari yang kami bayangkan. Hikikomori bukan hanya isu bagi kaum muda." Ungkap pihak Kantor Kabinet

Rika Ueda, wanita yang bekerja untuk kelompok nirlaba dan mendukung orang tua dari anak-anak hikikomori mengungkap bahwa fenomena ini sungguh miris dimana mereka semua tidak ingin bersekolah atau bekerja serta berinteraksi dengan orang luar. Hal ini sama saja artinya bahwa orang-orang Jepang sangat sulit untuk hidup sehingga memilih untuk tinggal di rumah saja dan menutup diri dari dunia luar. Faktor penyebab insiden tersebut ialah workaholic, konformitas, dan tekanan tinggi.

Kanal Kiriman Pembaca terdiri dari video dan artikel kiriman pembaca VidioViral.Com dan kami tidak bertanggung jawab atas isinya. Untuk melihat kiriman lain dari kontributor ini, silakan kunjungi situs berikut [Yaya Jarkasi]