PSI Minta Polisi Telaah Kembali Kasus Robertus Robet

Oleh Ati Johan, Rina   ยท   09 Mar 2019 10:10 WIB   

Mulutmu harimaumu, jarimu pun harimaumu. Dalam era demokrasi sekarang ini beberapa hal sering diungkapkan menjadi suatu kritikan ataupun masukan. Kali ini seorang aktivis sekaligus dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Robertus Robet diamankan kepolisian karena diduga melakukan penghinaan terhadap institusi TNI dari lirik lagu yang dinyanyikannya.

 

Dengan banyaknya pro dan kontra mengenai kasus tersebut, juru bicara (jubir) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surya Tjandra meminta agar pihak kepolisian untuk menelaah kembali kasus ini.

 

Surya sendiri menganggap Robert hanya menyampaikan kritik terhadap gagasan kembali dwi fungsi TNI atau yang akan menempatkan kembali militer ke dalam posisi sipil, sehingga tentara bisa terlibat dalam fungsi sosial politik selain keamanan. Robert sendiri telah meminta maaf dan memang tidak bermaksud menghina atau melecehkan institusi tersebut.