Pesan Facebook Berhasil Selamatkan Backpaker yang Dirantai dan Diperkosa

Oleh Ay, Ade Danty   ·   20 Jun 2019 16:53 WIB   

Davine Archens, 24 tahun, backpakker asal Belgia yang disandra, dirantai dan diperkosa oleh seorang laki–laki Gene briston 54 tahun, dia adalah seorang pekerja di peternakan babi. Davine Archens melakukan perjalanan backpacker ke Australia pada 17 Februari 2017, dia meminta pekerjaan jangka pendek setelah membaca iklan disitus iklan berbasis Gumtree.

Davine merespon permintaan Gene untuk memberinya pekerjaan di peternakan babi. Gene menjemput Davine diterminal bus, selama perjalanan dua jam menuju peternakan babi gene tidak menunjukan sikap aneh terhadap Davine. Gene meyakinkan Davine untuk berbaring dan membuka pakaiannya, untuk melihat bekas suntikan sebagai persyaratan untuk bekerja dipeternankan, bahwa pekerja bukanlah pemakai narkoba.

Tidak disangka, ketika Davine berbaring, Gene mendekap Davine dari belakang sambil menodongkan pistol palsu sebagai cara untuk menakuti Davine. Davine tidak dapat melakukan perlawanan apapun, hanya bisa pasrah atas permintaan Gene yang melakukaan perbuatan asusiala terhadapnya. Gene meminta Davine untuk tidak melakukan perlawanan dan pertolongan kepada siapapun, karena Gene mengancam akan membunuh Davine.

Jika dia berusaha melarikan diri, semua barang bawaan Davine di sita oleh Gene. Ketika Gene meninggalkan tempat penyandraan, Davine berusaha untuk melepaskan diri dengan menggunakan benda yang ada disekitarnya untuk membuka rantai yang mengikatnnya. Tanpa berfikir panjang saat rantai terbuka Davine langsung mengambil tas yang berisi laptop, WI-FI USB portable miliknya. Saat itulah Davine mengirimkan pesan ke keluaraga, teman Facebooknya dan polisi untuk membantunya.

Dalam pesan yang dikirim ke sesama backpacker, Davine menyampaikan dipesan facebooknya , bahwa dia menggunakan dua feri dan tidak tau dimana, saat itu Davine sedang dirantai dan disandera dipeternakan babi, ia meminta tolong agar teman-teman facebooknya menghubungi polisi. Echo Wang, mengatakan korban memberi tahukan bahwa penyandera menggunakan pick up berwarna merah. Saat dia sudah memberitahukan dimana dia disandra dengan ciri penyandera, Davine langsung merantai dirinya kembali dengan tujuan agar Gene tidak curiga.

Saat polisi mengepung tempat penyanderaan, Gene tidak dapat melakukan apapun dan melepaskan Davine pada hari berikutnya. Wanita tersebut akhirnya dapat diselamatkan dengan bantuan pesan yang dikirimkanya. Hakim pengadilan akhirnya pada akhir maret lalu memvonis Gene Bristone, 54 tahun bersalah karena telah melakukan penipuan, menyandera, memperkosa melakukan penyerangan terhadap Davine Arcken, 25 tahun.

Kanal Kiriman Pembaca terdiri dari video dan artikel kiriman pembaca VidioViral.Com dan kami tidak bertanggung jawab atas isinya. Untuk melihat kiriman lain dari kontributor ini, silakan kunjungi situs berikut [Ay]