Miris! Detik-Detik Jenazah Berkafan Diangkut Motor ke Desa Sebelah Wilayah Sigi

Oleh Indah Kusumawardani   ยท   01 Mar 2018 19:30 WIB   
Jika biasanya orang yang meninggal atau jenazah akan dibawa ke peristirahatan terakhirnya dengan menggunakan keranda atau peti jenazah. Tapi jika dalam situasi darurat seperti ini, seperti orang akan memilih jalan lain untuk bisa membawa jenazah ke tempat peristirahatannya.

Seperti yang beberapa waktu lalu heboh beredar di sosial media, seorang jenazah terpaksa harus dibawa dan diangkut menggunakan motor.

Lengkap dengan kain kafannya, jenazah ini berusaha untuk bisa dibawa ke tempat peristirahatannya di malah hari buta karena kondisi jalan tak memungkinkan untuk dilalui.

Beberapa orang warga tampak terlihat mencoba untuk meletakkan jenazah tersebut di atas motor dan mengikat bagian tubuhnya dengan tali kepada sang pembonceng motor.

Mungkin agar tak membuat takut atau demi menghormati sang jenazah. Jenazah yang terpaksa diangkut menggunakan motor tersebut ditutupi dengan plastik besar berwarna hitam.

Sementara itu, sang pengemudi motor berusaha dengan cepat untuk membawa jenazah tersebut ke wulayah desa sebelah, yaitu Desa Sigi.

Semenjak kemunculan video ini, banyak yang merasa terkejut dan miris melihat kondisi jenazah yang terpaksa harus dibawa menggunakan motor dan tidak menggunakan cara yang lazim dilakukan oleh orang.

Tapi sekali lagi, tentu semua ini dilakukan bukan tanpa alasan yang jelas dan memang terpaksa harus dilakukan oleh warga setempat.