Miris! Bayi Berusia 6 Bulan Meninggal Akibat Jatuh ke Ember yang Berisi Cairan Asam

Oleh Janeeta Mahya, Ade Danty   ยท   21 Jun 2019 07:41 WIB   

Masa-masa balita setiap anak pastinya sungguh menggemaskan bagi para orang tua. Akan tetapi semuanya berubah drastis ketika ada salah satu kejadian yang menimpa seorang bayi berusia enam bulan yang tewas karena jatuh ke ember berisi cairan asam. Kejadian naas yang menimpa bayi tersebut terjadi di Pasar Libertad Bacolod City, Propinsi Negros Occidental, Filipina.

Menurut keterangan dari saksi dan juga ibu si bayi, kejadian itu terjadi tanpa sepengetahuan orang tuanya.Bayi tersebut merangkak ketika orang tuanya tidur di lapak sayur mereka, kemudian kepada kepolisian ibu bayi mengatakan bahwa dirinya bersama dengan suaminya tengah tidur di warung karena merasa sangat lelah setelah pulang.

Rasa khawatir mengenai si bayi terasa tidak terlalu tinggi karena dari sebelum kejadian terjadi si bayi dalam posisi tertidur. Kemudian di sekitar bayi tersebut juga terdapat kakaknya berusia 2 tahun yang juga tidur disebelahnya. Akan tetapi peristiwa malang tak dapat dihindari saat mereka sudah mendapati si bayi terjatuh ke dalam ember berisi campuran air bersama dengan asam oksalat.

Perlu diketahui, kandungan asam oksalat dipakai untuk menghilangkan karat pada kandungan logam. Setelah mendapati anaknya berada di ember berisi larutan asam, pasangan pedagang sayuran tersebut dengan cepat membawa bayinya ke rumah sakit Corazon Locsin Montelibano. Namun sangat disayangkan bahwa nyawa si bayi tersebut sudah tak dapat diselamatkan kembali.

Berdasarkan pemaparan dari seorang perwira kepolisian setempat yakni Kapten Elmer Bonilla memberi keterangan bahwa insiden ini masih dalam tahapan penyelidikan. Namun dari sisi keterangan orang tuanya sendiri masih dirasakan kurang masuk akal, sehingga sangat wajar bagi kepolisian setempat terus mengembangkan kasus satu ini.

Kanal Kiriman Pembaca terdiri dari video dan artikel kiriman pembaca VidioViral.Com dan kami tidak bertanggung jawab atas isinya. Untuk melihat kiriman lain dari kontributor ini, silakan kunjungi situs berikut [Janeeta Mahya]