Mengaku Digerebek Polisi, Ternyata Rumah Andi Arief di Lampung Sudah Dijual Sejak 2014

Oleh Sesar Aji   ·   05 Jan 2019 19:03 WIB   

Politisi Andi Arief mengaku jika rumahnya yang berada di Lampung digerebek oleh petugas dari kepolisian daerah pada Jumat (4/1) malam. Namun Polri segera membantah keterangan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat tersebut.

“Tidak ada gerebek ya, tidak ada penindakan oleh Krimsus Cyber ya, yang ada itu sambang, bukan rumahnya Andi Arief, itu sudah dijual sejak 2014,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulityaningsih kepada Detikcom.

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan jika kedatangan polisi ke rumah tersebut justru setelah ramai di media sosial tentang isu penggerebekan itu.

“Setelah ramai, viral, dicek sama petugas disana, bener nggak rumah Pak Andi Arief. Bukan, ternyata rumahnya sudah dijual 2014. Itu mengecek memastikan karena ramai di media sosial,” kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri.

Sebelumnya, Andi Arief mengatakan lewat Twitter jika rumahnya digeruduk polisi. “Rumah saya di Lampung digeruduk dua mobil Polda, mengaku dari (Krimsus) Cyber. Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperlukan,” cuit Andi.