Keji, Seorang Perempuan Hamil Dianiaya 6 Pria Hingga Janinnya Meninggal

Oleh Ay, Ade Danty   ยท   06 Jul 2019 09:26 WIB   

Seorang wanita dianiaya oleh 6 orang pria di India, wanita malang ini terpaksa harus kehilangan janinnya dikarenakan janinnya meninggal akibat penganiayaan tersebut.

Penganiayaan itu terjadi karena adanya perselisihan sang korban dengan beberapa pria akibat sebuah musik yang dimainkan di pesta tersebut. Tavasum menghadiri pesta pernikahan itu bersama suami serta mertuanya. Menurut Manzur Ali mertua Tavasum, ke enam pria yang mengeroyok Tavasum itu berasal dari kota Badaun. Mereka tiba-tiba menyerang anggota keluarganya dan menendang perut menantunya berulang kali yang sedang hamil lima bulan.

Akibat tendangan tersebut, Tavasum mengalami keguguran. Sang janin keluar dalam kondisi tak bernyawa lagi. Keenam pelaku bernama Adil Hussain, Nazir, Sajid Hussain, Nassem, Abdul Hussain, dan Farron Hussain. Seperti yang dikabarkan oleh Mirror News bahwa para pelaku awalnya berdebat soal musik yang dibawakan oleh DJ di pesta tersebut. Tak hanya itu, para pelaku ternyata diketahui menyimpan dendam terhadap suami korban, karena pernah melaporkan sebuah insiden dan menjadikan para pelaku ditahan oleh pihak berwajib.

Tavasum melaporkan kejadian ini di kantor polisi di Kota Etah, negara bagian Uttar Pradesh India setelah lima hari kemudian. Tavasum membawa jasad janinnya yang lahir ke kantor polisi dengan kantong plastik. Janin tersebut sudah tidak bernyawa lagi. Keluarga sang korban menjelaskan secara rinci kekerasan yang telah dialami oleh menantunya hingga membuat ia kehilangan janinnya. Pihak keluarga juga telah membawa laporan medis yang diperoleh dari Rumah Sakit Swasta di Agra beserta hasil otopsi janin. Hasil otopsi tersebut yang nantinya akan digunakan untuk menggugat ke enam tersangka.

Kanal Kiriman Pembaca terdiri dari video dan artikel kiriman pembaca VidioViral.Com dan kami tidak bertanggung jawab atas isinya. Untuk melihat kiriman lain dari kontributor ini, silakan kunjungi situs berikut [Ay]