Eks Pengacara Habib Rizieq: Aksi Bela Tauhid Ada Kepentingan Politik

Oleh Aan Lusiadi   ·   28 Okt 2018 06:35 WIB   

Setelah viral kejadian pembakaran bendera HTI, beberapa kalangan melakukan Aksi Bela Tauhid di berbagai daerah. Salah satunya di Jakarta, ribuan orang mengikuti Aksi Bela Tauhid yang digelar di Monas, Jakarta, Jumat (26/10/2018). Aksi tersebut digelar usai Salat Jumat, sekitar pukul 13.00 WIB.

Menanggapi aksi tersebut, mantan pengacara Habib Rizieq yang sekaligus merupakan Calon Legislatif (Caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera, menilai aksi Bela Tauhid di Monumen Nasional (Monas) ada kepentingan politik didalamnya.

Menurut Kapitra, Jumat (26/10/2018) di Hotel Ibis Budget, Cikini, Jakarta Pusat, aksi tersebut tidak sepenuhnya untuk membela agama.

“Setiap gerakan sekarang ditumpangi politik pihak sebelah. Nggak murni lagi. Mereka mencari momen, mau menciptakan momen bagaimana serang Presiden Jokowi tanpa ampun”, ungkap Kapitra.