Inspiratif! Duanyam, Cara 3 Anak Kota Berbakti untuk Negeri

Oleh Janeeta Mahya, Rina   ยท   10 Sep 2018 10:49 WIB   

Kerajinan tangan Anyaman merupakan salah satu budaya dan khas penduduk Indonesia. Namun, seiring perkembangan jaman kerajinan tradisional ini seakan "dilupakan". Hal ini memotivasi 3 wanita muda untuk membangkitkan lagi kegiatan menganyam dalam bentuk yang lebih bernilai yakni dengan mendirikan sebuah bisnis.

Hana Keraf selaku co-founder dari Duanyam yang merupakan sebuah organisasi bisnis ini menceritakan awal didirikannya Duanyam yang berarti Du (re: ibu) Anyam alias ibu yang menganyam. Ia, Azalea Ayuningtyas serta Melia Winata menyadari sebuah fenomena di NTT yaitu tingkat kesehatan ibu dan anak sangat memprihatinkan di daerah tersebut. Hal ini dikarenakan tingkat kesejahteraan masyarakat disana memang juga masih sangat rendah.

Hana dan rekan-rekannya pun akhirnya membuat Duanyam agar bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT dengan melibatkan para wanita untuk mengayam. Hasil anyaman tersebut kemudian dikirim ke Jakarta untuk proses finishing yang menghasilkan berbagai barang dengan nilai jual yang menjanjikan seperti sendal hotel yang mulanya merupakan produk pertama mereka yang menjanjikan, lalu ada keranjang, dompet, tas, dan lainnya.

Duanyam yang berdiri sejak tahun 2014 dan mulai aktif dikenalkan pada publik pada tahun 2015 ini telah berhasil mempekerjakan ratusan ibu-ibu di NTT dengan karya yang berkualitas. Bahkan Duanyam berhasil menjadi official marchandise di ajang Asian Games 2018 lalu. Diharapkan Duanyam bisa semakin sukses dan merata mensejahterakan masyarakat di banyak daerah, tak hanya di NTT.

Kanal Kiriman Pembaca terdiri dari video dan artikel kiriman pembaca VidioViral.Com dan kami tidak bertanggung jawab atas isinya. Untuk melihat kiriman lain dari kontributor ini, silakan kunjungi situs berikut [Janeeta Mahya]