Hebat, Ridwan Kamil Ikhlas Anaknya Tidak Diterima di SMP Negeri

Oleh Mahira, Ade Danty   ยท   14 Jul 2018 07:32 WIB   
Tahun ajaran baru telah dimulai. Penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah negeri telah ditentukan. Banyak berita tentang kecewanya calon siswa baru dan orang tuanya karena tidak diterima masuk di sekolah negeri.

Di sejumlah tempat, orang tua yang kecewa ramai-ramai berdemo ke sekolah yang dituju. Ada juga yang menyampaikan protesnya kepada pemerintah.Para orang tua tersebut  tidak terima karena mereka merasa anaknya pintar dan mampu untuk bisa diterima di sekolah negeri.

Kekecewaan ini juga sempat dirasakan oleh Ridwan Kamil, walikota Bandung. Beliau menceritakan kejadian yang menimpa anak perempuannya yang bernama Zara di akun instagramnya.

"Zara, anak perempuan saya , NEM nya bagus dan mendaftar ke SMPN 2 Bandung. Namun ia tidak diterima karena tergeser oleh  kuota sistem zonasi PPDB kota Bandung versi awal, sebelum yang sekarang." tulis Ridwan Kamil mengawali ceritanya.

Zara merasa sedih dan terus menangis. Ia merasa ini tidak adil. Sebagai ayah, Ridwan Kamil berusaha membesarkan hati anaknya agar tidak merasa terlalu sedih. 

Dengan bijak orang nomor satu di Bandung itu mengatakan pada anaknya bahwa kita harus menaati aturan yang ada. Hidup mulia itu adalah hidup yang taat aturan dan syariat. Zara pun mulai mencoba paham dan menerima semua yang terjadi.

Ridwan Kamil tidak menampik bahwa ada pihak yang membujuknya agar dengan kekuasaannya ia bisa memasukkan Zara ke sekolah negeri. Hebatnya, beliau menolak tawaran itu .

"Nilai hidup apa yang menempel seumur hidup pada Zara jika kami memaksakan ia agar bisa masuk ke sekolah negeri. Zara akan meyakini bahwa berbohong itu boleh demi sebuah tujuan. Nauzubillah," tulis beliau lagi. Keren kan?

Sepatutnya para orang tua yang tidak terima anaknya masuk ke sekolah negeri meneladani sosok Ridwan Kamil ini. Karena seperti yang dikatakan beliau, kesuksesan tidak selalu harus bersekolah negeri. Kesuksesan datang dari bagaimana kita berdamai dengan takdir dan menyiasatinya dengan ikhtiar dan doa. 

Kanal Kiriman Pembaca terdiri dari video dan artikel kiriman pembaca VidioViral.Com dan kami tidak bertanggung jawab atas isinya. Untuk melihat kiriman lain dari kontributor ini, silakan kunjungi situs berikut [Mahira]