Gara-gara Gunting Hilang, Pembantu di Gianyar Disiram Air Panas oleh Majikan

Oleh Sesar Aji   ยท   16 Mei 2019 15:44 WIB   

Seorang pembantu rumah tangga (PRT) di Gianyar, Bali mengalami kekerasan fisik dari majikannya. Korban yang bernama Eka Febriyanti (21) disiram tubuhnya dengan air panas oleh Desak Made Wiratningsih hanya gara-gara tidak menemukan gunting kawat yang diminta oleh majikan.

Selain majikan, Eka juga mengaku disiram air panas oleh adik tirinya dan seorang satpam rumah. Penyiraman pertama dilakukan oleh sang majikan, lalu disusul adik tiri korban, dan satpam rumah yang disuruh dan atas tekanan majikannya.

"Yang nyiram juga ada adik tirinya yang kebetulan kerja disitu juga. Jadi beliau ini bekerja difasilitasi adiknya. DSW ini dikatakan korban kehilangan gunting besi warna hitam, yang kalau dibeli itu hanya Rp 88 ribu. Kehilangannya tanggal 7 Mei, pagi," kata pengacara korban, Supriyono.

Keesokan harinya sekitar pukul 08.30 Wita korban kabur dari rumah majikan dengan cara loncat dari tembok. Korban lantas berjalan kaki hingga dicarikan angkutan anggota Kepolisian ke Nusa Dua untuk bertemu keluarganya.

Sementara itu Kepolisian Polda Bali telah menangkap tiga tersangka pelaku. Mereka ditangkap di rumahnya di sekitar Stadion Kapten Dipta, Gianyar.