e-KTP Tak Kunjung Jadi, Wanita di Medan Ini Marah-marah di Kantor Kecamatan

Oleh Sesar Aji   ·   27 Feb 2019 22:01 WIB   

Tak bisa dipungkiri, pembuatan E-KTP bagi warga negara indonesia masih banyak menghadapi persoalan sehingga prosesnya menjadi molor. Permasalahan itu antara lain dari blanko habis, tinta cetak kosong serta kesadaran warga sendiri yang belum melakukan rekam data. Padahal E-KTP sendiri sangat dibutuhkan sebagai syarat utama untuk keperluan administrasi lainnya.

Molornya pembuatan E-KTP ini yang membuat seorang warga di Medan sampai marah-marah saat mengurus di kantor Kecamatan Medan Selayang. Ia mengaku sudah melakukan rekam data sejak tahun 2010, namun hingga kini hanya diberi surat keterangan pengganti sementara.

“Kenapa belum selesai? Katanya janjinya cuma 6 bulan?” tanya seorang wanita dalam video tersebut dengan nada tinggi.

“Gara-gara kalian nggak ngeluarkan itu (E-KTP), aku nggak bisa urusin SIM-ku mati. Aku mau bikin VISA pun nggak bisa. Kulihat kalian nggak betul, masa di kecamatan lain langsung selesai,” lanjutnya kepada petugas disdukcapil.

Namun tidak diketahui apakah wanita itu akhirnya mendapatkan E-KTP usai marah-marah kepada petugas atau kembali hanya diberi surat pengganti.