Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur Aceh Berujung Ricuh, Gas Air Mata Ditembakkan

Oleh Sesar Aji   ·   11 Apr 2019 09:15 WIB   

Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh menggelar demo di Kantor Gubernur Aceh untuk menolak perusahaan tambang PT Emas Mineral Murni (EMM) pada Selasa (9/4). Namun sayang, unjuk rasa yang awalnya berjalan dengan tertib itu berakhir dengan kericuhan.

Mahasiswa dan polisi terlibat aksi saling dorong karena mahasiswa mendesak ingin bertemu dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Karena situasi terus mamanas, maka petugas menembakkan gas air mata untuk membubarkan pendemo. Beberapa mahasiswa juga mengalami luka kecil karena bentrokan.

“Yang terluka tadi ada ada beberapa orang, ada yang luka lecet di bagian muka, tangan dan kaki. Namun banyak yang terkena tembakan gas air mata,” kata Agus, mahasiswa dari Universitas Syiah Kuala yang ikut dalam aksi penolakan izin tambang PT EMM kepada Kompas.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, yang mendatangi lokasi pasca kejadian menyebutkan bahwa kericuhan terjadi saat mahasiswa memaksa masuk kedalam Kantor Gubernur Aceh.

“Mungkin mahasiswa emosi, karena melakukan demo sejak pagi, kemudian saat memaksa masuk kedalam kantor gubernur, petugas pengamanan menertibkan mereka,” terang Trisno.