Beredar Video Hoax Penculikan Anak, Begini Penjelasannya

Oleh Aan Lusiadi   ·   03 Nov 2018 15:25 WIB   

Akhir-akhir ini, masyarakat dihebohkan dengan video penculikan anak di berbagai daerah yang beredar di media sosial. Setelah melalui penyelidikan, Pihak Polri menyatakan bahwa video tersebut adalah hoax.

Polri menjelaskan beberapa video hoax penculikan anak yang diunggah hanyalah rekayasa semata, tidak sesuai dengan fakta asli videonya.

Melansir dari Instagram @opini.id, video hoax pertama, anak diculik dan diambil matanya.  Ternyata, anak dalam video tersebut adalah siswa SD di Jakarta Timur yang meninggal karena dehidrasi saat main sepeda.

Video hoax kedua, tampak seorang anak digendong seorang wanita yang disebarkan sebagai penculikan anak di Ciputat, Tanggerang Selatan (Tangsel). Ternyata, video tersebut adalah maling yang sandera anak pemilik rumah di Jambi tahun 2010.

Ketiga, beredar foto mayat gak utuh di Kemayoran. Ternyata, foto tersebut adalah korban pemerkosaan yang dimutilasi di Rokan Hilir, Riau, bukan penculikan dan penjualan organ anak.

Keempat, video penculik anak yang dimasukin karung dan jual organ. Ternyata, dalam video tersebut adalah pencuri HP yang tertangkap di Palembang.

Beruntung empat pelaku penyebar berita hoax ini sudah diciduk polisi. Polri menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan berita-berita hoax. “Waspada boleh, tapi jangan sebar Hoax”.