Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Surabaya di Mata Sahabat

Oleh Ade Danty, Pataya   ยท   14 Mei 2018 18:37 WIB   
Semua pelaku peledakan bom bunuh diri di 3 gereja Surabaya adalah satu keluarga. Kepala keluarga diduga bernama Dita Upriarto yang mengajak istri beserta ke-4 anaknya melaksanakan eksekusi bom bunuh diri di gereja yang ada Jalan Arjuno Diponegoro, serta di Jalan Ngagel Madya. 
Seorang sahabat YF, salah satu putra Dita, bercerita tentang sosok remaja 18 tahun itu. Menurut Faris, tidak ada yang aneh dari sosok YF dan keluarganya.
YF juga tidak pernah sekalipun berbicara soal jihad. Sampai ia melihat pemberitaan di televisi, Faris mengaku masih sulit percaya. Ia tak menyangka sahabatnya melakukan bom bunuh diri.

Berdasarkan kronologinya terduga pelaku membawa mini bus, kemudian menurunkan istri beserta kedua anak perempuannya di Gereja di Jalan Dinoyo. Ia kemudian menabrakkan mobil berisi bom hingga meledak di Gereja Pentakosta Pusat Surabaya. 
Sementara itu, istri beserta kedua anak perempuannya meledakkan bom di GKI di Jalan Diponegoro. Petugas sempat menghadang ibu tersebut di depan pagar halaman gereja , namun setelah dihadang ibu itu tetap mencoba masuk dan memeluk petugas. 
Ledakan kemudian terjadi sesaat setelah ibu tersebut memeluk petugas keamanan. Begitu juga dengan peledakkan bom di Gereja St. Maria tak bercela di Ngagel Madya juga dilakukan oleh dua anak laki-laki terduga pelaku. 
Kanal Kiriman Pembaca terdiri dari video dan artikel kiriman pembaca VidioViral.Com dan kami tidak bertanggung jawab atas isinya. Untuk melihat kiriman lain dari kontributor ini, silakan kunjungi situs berikut [Ade Danty]