Aksi Demo Mahasiswa UNNES Berakhir Ricuh

Oleh Dewi Sartika   ยท   08 Jun 2018 06:00 WIB   
Segenap Mahasiswa Universitas Negeri Semarang, menggelar aksi damai untuk menolak uang pangkal di depan ruang rektorat dengan cara bertilawah bersama.

Aksi damai tersebut sudah digelar sejak Senin. Namun hingga hari ke-empat yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB, rektor Universitas Negeri Semarang belum juga keluar menemui massa.

Aksi damai itu dilakukan dengan tujuan agar rektor keluar dan menghapus kebijakan uang pangkal, serta merealisasikan semua tuntutan mahasiswa.

Hingga akhirnya pada pukul 17.00 pihak rektorat memempatkan dua unit mobil. Mobil plat merah dan pintu atas rektorat mobol hitam. Mengetahui kejadian tersebut, Mahasiswa melakukan berbaring untuk menghindari mobil yang membawa rektor.

Massa aksi dan petugas keamanan saling kuat mempertahankan diri dan banyak petugas keamanan, staff rektor, dan pejabat kampus lainnya, melakukan tindakan kekerasan kepada mahasiswa. Dan tidak diduga dua unit mobil tersebut, menerabas mahasiswa yang bertahan. jalannya dua unit mobil tersebut, mengakibatkan banyak rekan mahasiswa yang terluka akibat diterjang oleh mobil tersebut

Rektor UNNAS meninggalkan rektorat sebelum menemui aksi dan merealisasikan tuntutan Mahasiswa.