Akibat Cuitan Hoax Kontainer Surat Suara, Andi Arief Dipolisikan Relawan Jokowi

Oleh Sesar Aji   ·   04 Jan 2019 14:01 WIB   

Politisi Partai Demokrat, Andi Arief resmi dilaporkan ke polisi karena dianggap telah ikut menyebarkan hoax tentang adanya 7 kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Pelaporan Andi Arief ke Bareskrim Polri diajukan oleh C. Suhadi yang merupakan seorang relawan pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf Amin. Laporan itu diterima polisi pada hari Kamis (3/1) dengan nomor STTL/005/I/2019/Bareskrim.

“Relawan berkepentingan terhadap pilpres ini. Saya melihat ada informasi hoax yang tentunya harus saya sikapi dan kemudian melaporkan persoalan ke Bareskrim,” kata Suhadi di Gedung Bareskrim Polri.

Sebelumnya pada Rabu (2/1) malam, Andi Arief melalui akun twitternya @AndiAiref_ ikut berkomentar mengenai hoax tersebut. “Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar,” tulis Andi.

Namun beberapa saat kemudian cuitan tersebut sudah hilang dari halaman twitter Andi Arief.