Ada-ada Saja, Standar Kecantikan Yang Aneh Di Dunia

Oleh Mahira, Ade Danty   ยท   24 Apr 2018 07:17 WIB   
Ingat lagu Kahitna yang berjudul Cantik? Dalam salah satu konsernya, sebelum menyanyikan lagu ini  sang vokalis berkata,"Lagu ini buat para wanita cantik di sini. Yang merasa cantik jawab yaa."Dan lagupun mengalun. "Cantik..." sang vokalis mulai menyanyi. Seketika itu juga hampir semua wanita di sana menjawab, "Apaa..." Barangkali jika penulis ada di sana tentu akan ikut menjawab juga.
Cantik itu relatif. Ada yang bilang seperti itu. Artinya bahwa cantik itu dilihat dari orang yang memandang. Menurut kita Raisa itu cantik. Tapi mungkin tidak bagi orang lain.

Bagi kita orang Indonesia, pada umumnya wanita disebut cantik jika tinggi semampai, langsing, berkulit putih, dan hidungnya mancung. Itulah standar kecantikan menurut kita.

Tapi ya itu tadi. Cantik itu relatif. Buktinya negara lain mempunyai standar kecantikan yang berbeda. Bahkan terkesan aneh. Berikut sebagian di antaranya.

1. Gigi gingsul di Jepang (yaeba)

Di Jepang , wanita yang mempunyai gigi gingsul dipandang lebih cute. Jadi para wanita di sana berlomba-lomba ke dokter kecantikan untuk membuat gigi mereka menjadi gingsul

2. Gemuk itu cantik di Mauritania

Negara yang terletak di Afrika Barat ini termasuk negara yang minim akan suplai makanan. Karena itu para wanita di sana berusaha untuk menjadi gemuk untuk meningkatkan status sosialnya. 

Menurut mereka semakin gemuk semakin cantik. Gemuk juga membuat para gadis cepat mendapatkan suami. Para ibu akan berusaha membuat anak gadis mereka menjadi gemuk. Seorang gadis bisa makan 15.000 kalori per hari. Wow. Banyak sekali! Jika kurang gemuk mereka akan mengkonsumsi pil penambah berat badan

3. Bibir melar di Ethiopia

Jika Julia Roberts dikatakan cantik karena memiliki bibir yang seksi, di Etiopia lain lagi. Wanita dikatakan cantik jika memiliki bibir yang melar. Bibir semacam ini merupakan simbol kecantikan, kedewasaan, sekaligus status sosial.

Bagaimana cara membuat bibir melar? Caranya adalah dengan memasukkan piringan lempeng besi di bibir wanita Ethiopia sejak mereka masih kecil. Aduh, bagaimana rasanya ya?

4. Telinga panjang di Indonesia

Suku Dayak di Kalimantan ternyata punya standar kecantikan sendiri lho. Wanita dikatakan cantik jika mempunyai telinga yang panjang.

Wanita Dayak memakai anting logam ataupun emas yang jumlahnya banyak untuk membuat telinga mereka menjadi panjang.Semakin panjang telinganya semakin cantik.

5. Kaki lotus di Cina

Di Cina lain lagi. Wanita dikatakan cantik jika memiliki kaki lotus atau kaki yang mungil. Mulanya kaki semacam ini hanya dimiliki oleh kaum bangsawan.

Sejak umur 4-7 tahun, kaki anak perempuan di Cina dioles dengan ramuan dari tumbuhan dan darah hewan supaya lemas. Kuku dipotong sependek mungkin. Jari ditekuk ke telapak kaki sehingga tulang-tulangnya patah. Aduh!

Kaki yang diperlakukan demikian tentu mengalami infeksi yang parah sehingga para gadis akan berjalan seperti berjingkat karena sakit. Cara berjalan yang berlenggak-lenggok inilah yang disukai para lelaki karena dianggap sensual dan menggemaskan. 

Well...apapun standar kecantikannya,  yang penting adalah cantik dari hati atau inner beauty yang harus ditonjolkan. Betul gak ladies?

Kanal Kiriman Pembaca terdiri dari video dan artikel kiriman pembaca VidioViral.Com dan kami tidak bertanggung jawab atas isinya. Untuk melihat kiriman lain dari kontributor ini, silakan kunjungi situs berikut [Mahira]